6 Alasan Investasi P2P Lending Cocok untuk Investor Pemula


P2P atau Peer to Peer Lending merupakan salah satu jenis investasi fintek yang cocok untuk investor pemula atau generasi Milenial. Kemunculan investasi jenis ini didasari pada kebutuhan ekonomi masyarakat Indonesia yang tidak bisa diatasi hanya dengan cara tradisional atau melalui Bank saja.

Setiap orang dapat dengan mudah menjadi Lender atau investor sehingga kebutuhan ekonomi masyarakat Indonesia bisa teratasi. Melalui perusahaan atau platform online, peminjam dana dan pemberi pinjaman akan dipertemukan dan difasilitasi mulai dari tahap awal peminjaman hingga tahap pembayaran pinjaman.

6 Alasan Investasi P2P Lending Cocok untuk Investor Pemula

Berikut Ini Alasan Investasi P2P Lending Cocok Untuk Investor Pemula
Ada cukup banyak alasan mengapa investasi P2P Lending cocok untuk pemula, diantaranya adalah:

1.     Modal Kecil
Untuk memulai investasi ini, Anda tidak membutuhkan modal yang besar. Bahkan ada beberapa perusahaan yang memberikan minimal pendanaan sebesar Rp 100.000. Hal tersebut tentu saja menguntungkan untuk Anda yang baru belajar berinvestasi. Nominal yang diinvestasikan bisa terus ditingkatkan sesuai dengan kemampuan.

2.     Mudah
Peer to Peer Lending merupakan inovasi investasi terbaru yang mempertemukan antara peminjam dana dan pemberi pinjaman dalam sebuah platform secara online. Segala transaksi berkaitan dengan investasi dilakukan secara online mulai dari pembuatan akun, pemberian pinjaman, hingga pengembalian pinjaman.

Perusahaan investasi fintek yang menyediakan platform juga memberikan ringkasan informasi lengkap sehingga Anda tidak perlu mempelajari sendiri. Kemudahan tersebut sangat cocok untuk pemula dan generasi milenial.

3.     Pengembalian Tinggi
Investasi peer to peer lending memberikan pengembalian yang cukup tinggi dibandingkan dengan tingkat inflasi dan deposito. Suku bunga yang Anda dapatkan dari investasi ini bisa mencapai 15% hingga 20%. Keuntungan tersebut bisa Anda dapatkan dengan risiko yang rendah karena perusahaan fintek melakukan uji kelayakan sebelum menerima pengajuan peminjaman.

4.     Kepemilikan Fleksibel
Investasi peer to peer lending memungkinkan Anda untuk fleksibel dalam melakukan investasi. Perusahaan fintek tidak mewajibkan komitmen jangka panjang pada setiap investornya. Anda bisa memilih sendiri berapa lama investasi yang akan dilakukan, misalnya beberapa bulan atau beberapa tahun.

Hal tersebut menguntungkan Anda karena investasi bisa dilakukan sesuai kemampuan dan tidak ada komitmen apapun jika tidak berinvestasi. Selain itu, Anda bisa kapan saja menarik uang yang telah diinvestasikan tanpa persyaratan khusus. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika membutuhkan uang secara mendadak karena uang yang diinvestasikan dapat ditarik.

5.     Aman dan Legal
Peer to peer Lending merupakan investasi ekonomi inklusif yang aman dan legal. Selain memberikan keuntungan untuk diri sendiri, Anda juga ikut membantu meningkatkan ekonomi Indonesia. Pasalnya dengan investasi ini Anda dapat membantu para pelaku UKM di pelosok desa yang membutuhkan tambahan dana untuk usaha mereka.

Investasi peer to peer lending aman dan legal karena telah memiliki izin OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Dengan izin tersebut OJK memberikan jaminan keamanan serta menyediakan layanan keluhan. Pilih salah satu perusahaan dari puluhan perusahaan yang telah terdaftar di OJK.

6.     Diversifikasi
Diversifikasi penting dilakukan oleh investor pemula untuk menghasilkan keuntungan yang optimal. Investasi peer to peer lending memberikan diversifikasi yang bagus sehingga Anda bisa mengoptimalkannya dengan baik. Diversifikasi juga sangat baik untuk menghindari risiko pengembalian pinjaman yang macet pada satu peminjam.

Investasi P2P Lending ini cukup menarik untuk dilakukan terutama bagi Anda yang ingin memiliki investasi masa depan. Jika Anda tertarik, Amartha.com menyediakan platform yang bisa Anda gunakan untuk berinvestasi. Perusahaan Amartha telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga aman dan terjamin.

edit