Tips Membawa Perangkat Elektronik ke Dalam Pesawat

Perjalanan ke luar negeri tentunya memerlukan berbagai dukungan gadget yang praktis untuk bisa kamu bawa ke dalam pesawat untuk keperluan aktivitas dan liburan di negara tujuan.

Rasanya tidak mungkin kalau kamu bepergian ke luar negeri tanpa membawa gadget. Tidak hanya smartphone, liburan ke luar negeri pasti bikin kamu ingin bawa kamera atau terpaksa bawa laptop tablet dan laptop agar masih bisa mengurus pekerjaan dari klien. Oleh karena itu, kelengkapan perangkat elektronik juga tidak boleh ketinggalan.

Masalahnya, kamu memerlukan persiapan khusus kalau mau bawa perangkat elektronik ke dalam pesawat. Nah, perangkat elektronik sebaiknya juga dalam keadaan tidak aktif saat dibawa ke dalam pesawat. Agar persiapanmu lebih matang, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan agar perangkat elektronik kamu tetap aman di dalam pesawat.

Tips Membawa Perangkat Elektronik ke Dalam Pesawat

1. Simpan barang elektronik untuk dibawa ke kabin
Kalau kamu hanya membawa smartphone, pasti penyimpanannya akan dibawa ke dalam kabin pesawat. Nah, barang elektronik lain seperti kamera, laptop, dan tablet juga sebaiknya dibawa ke dalam bagasi kabin saja. Masalahnya, maskapai penerbangan tidak akan bertanggungjawab atas kehilangan atau kerusakan kalau kamu menyimpan barang di dalam koper yang disimpan di bagasi pesawat.

2. Isi daya baterai gadget sebelum boarding
Meski sudah membawa charger, sebaiknya kamu sudah mempersiapkan semua gadget terisi penuh sebelum keberangkatan. Jadi, setelah tiba di negara tujuan dan harus membuka gadget untuk keperluan memotret, kirim email, atau dapat kerjaan mendadak dari klien, hanya perlu cari tempat yang nyaman saja tanpa harus isi baterai dulu.

Misalnya kamu punya rencana liburan ke Negeri Tirai Bambu, sudah beli tiket china airlines, dan pegang itinerary, pasti tidak mau agendamu jadi terganggu hanya karena kehabisan baterai gadget ‘kan? Nah, isi baterai juga bisa dilakukan di bandara sebelum boarding, tapi pastikan charger disimpan di tempat yang mudah dijangkau agar tidak perlu unpacking berantakan.

3. Bawa universal travel adapter
Sudah pasti harus bawa adapter kalau berkunjung ke luar negeri. Namun, lebih baik sekalian beli adapter dengan merek yang terpercaya agar bisa dipakai untuk jangka waktu yang lama. Pastikan juga fungsinya benar-benar universal. Jadi, kamu tidak perlu beli adapter lain kalau harus berkunjung ke negara lain yang punya bentuk soket berbeda dari yang biasa dipakai di Indonesia.

4. Siapkan dual-voltage charger
Selain adapter, kamu juga perlu menyiapkan dual-voltage charger untuk semua perangkat elektronik. Perangkat ini berfungsi untuk mengubah voltase charger yang akan dipakai untuk mengisi daya perangkat kamu. Ada negara yang memiliki arus listrik default sebesar 110 volt, sedangkan beberapa negara menggunakan 220 volt. Nah, kalau arus yang mengalir pada soket listrik tidak sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh perangkat elektronikmu, ketahanan baterainya akan terganggu.

5. Bawa power bank
Tidak boleh bawa power bank ke dalam pesawat? Bukan, coba kamu baca lagi ketentuannya dan pastikan validitas informasinya. Hal yang tidak boleh dilakukan adalah membawa power bank dengan kapasitas yang terlalu besar. Jadi, setiap maskapai sudah menetapkan batas aman untuk membawa power bank ke dalam kabin pesawat terbang.

Pastikan saja kapasitas power bank kamu tidak terlalu besar. Namun, sebagian besar power bank standar yang biasanya kamu pakai untuk mengisi baterai smartphone dengan kisaran kapasitas 3.000 – 10.000 mAh sudah aman dibawa ke dalam kabin pesawat terbang. Cukup untuk mengisi daya baterai kamu traveling seharian, deh.

Membawa gadget ke dalam pesawat terbang memang diperbolehkan, tetapi pastikan bawa gadget yang benar-benar diperlukan saja ya. Jangan sampai membawa semua perangkat dan jadi kerepotan sendiri saat packing dan malah merusak.

edit